Kamis, 05 Januari 2012

denstory, 1

Satu ketika aku melihat kedua matanya yang penuh harapan itu, ya mereka adalah nenek dan kakek. Sejak kecil aku bersama mereka. Darahku mengalir dengan didikan mereka. Sekolah itu penting, ibadah itu penting, berbohong itu salah, menjaga kehormatan itu penting dan semua hal yang selalu aku dengar sejak kecil. Tuhan jagalah mereka selalu. Satu-satunya perempuan dari tiga malaikat kecil Ayah dan Ibu. Tuhan, betapa aku menyayangi mereka semua karenaMu.
Aku teringat ketika aku memutuskan untuk sekolah yang jaraknya sangat jauh dengan rumahku. Jaraknya dapat ditempuh 3 jam dari rumahku. Untuk itu aku memutuskan untuk tinggal bersama kakak yang pada waktu itu sedang menjalani masa perkuliahan. Kami hidup berdua disana. Aku sangat berbeda dengannya, aku cenderung lebih tertutup dengan kepribadianku. Mungkin sampai sekarang banyak orang yang tidak mengetahui bagaimana keseluruhanku.'Aku bagaimana kesanmu terhadapku'. Pada masa sekolah itu, aku bertemu dengan banyak orang, bertemu dengan si A, B dan C. Ada variasi perasaan yang timbul ketika bertemu dengan mereka. Mungkin si A memberikan pelajaran yang luarbiasa kepadaku dengan 'caranya' pada waktu tahun pertama di sekolah menengah atas yang luarbiasa itu. Si B mencoba menjadi teman baik, terimakasih atas semuanya. Si C adalah motivator terbaik saat itu. Satu tahun berlalu, sangat berkesan. Tahun kedua lebih menarik karena aku bertemu salah satu sahabatku hingga sekarang. Terimakasih untuk sahabat yang selalu mendukung, aku selalu berdo'a untukmu dan keluargamu. Semoga ibumu ditempatkan ditempat paling indah. Malaikat mencatat amal baiknya sahabatku. Tahun ketiga mungkin berbeda. Banyak bahagia, banyak berduka, banyak bermimpi dan banyak berpikir. Banyak orang luarbiasa yang aku temukan. Dia yang sangat kuat dan berprestasi walaupun mungkin sangat sulit untuknya untuk bertahan dalam sebuah rumah yang tidak 'sempurna'. Dia sahabat baikku. Beralih ke pribadi yang sangat tertutup itu, banyak tulisan mengenainya yang aku simpan. Alihkan perhatian ke sosok yang ajaib ini, terimakasih sudah menjadikan aku sebagai salah satu sahabatmu. Tahun ketiga adalah tahun pendewasaan diri. Kita tercipta berbeda dan kita mempunyai hidup masing-masing. Pada waktunya kita akan bertemu lagi.
"Capailah mimpi setinggi mungkin"

Tidak ada komentar:

Search This Blog